Selasa, 06 Januari 2015

Mojito a.k.a. Mohito

 Mojito adalah minuman keras khas Kuba. Mojito biasanya dibuat dari lima bahan : Rum putih, gula (biasanya gula tebu), limun, air soda, dan daun mint. Kombinasi antara rasa manis , Limun yang segar dan Mint dimaksudkan untuk menutupi rasa Rum yang efeknya keras. Dengan begitu, minuman ini sangat populer sebagai minuman musim panas di dunia Barat.
     Dalam membuat Mojito, air perasan limun ditambahkan pada gula dan daun mint. Campuran ini lalu dilumatkan secara halus dengan sebuah alat pelumat. Daun mint hanya dimemarkan sedikit untuk mengeluarkan minyaknya dan tidak boleh diiris kecil-kecil. Lalu Rum ditambahkan dan minuman ini diaduk sedikit untuk melarutkan gula dan mengangkat potongan daun mint dari gelas supaya lebih asri. Kemudian minuman ini ditambahkan es batu dan air soda. Daun mint dan sepotong Limau dipakai untuk menghias gelasnya.
     Mojito bisa beraneka ragam rasanya, semula Mojito adalah obat malaria yang biasa digunakan masyarakat Afrika pada jaman dahulu. Kata Mojito sendiri berasal dari kata Mojo yang berarti Spell atau jampi-jampi. Mojito termasuk minuman klasik yang saat ini sering ditambah-tambahkan dengan bahan-bahan seprti Bacardi , sehingga menjadi minuman yang berbeda dari sebelumnya.
     Bahan yang digunakan untuk membuat Mojito berbeda, sehingga namanya pun berbeda, maka Mojito dibedakan menjadi:
Original Mojito adalah Mojito yang pertama kali dibuat dan merupakan perpaduan dari 5 bahan, yaitu Bacardi, Soda, Mint Leaves, Lime dan Sugar.
Cojito adalah jenis Miojito yang menggunakan 4 bahan dan 2 kandungan yang berbeda, yaitu Havana Club, Malibu, Lime dan Sugar.
Kafir Lime Mojito adalah jenis Mojito dengan banyak kandungan, yaitu Bacardi, Havana Club, Kafir Lime Leaf, Kafir Lime, Mint Leaves, Sugar, Soda. Kafir Lime dikenal sebagai Jeruk Nipis.
Havana Rose adalah jenis Mojito dengan perpaduan Orange Juice, Vanilla Syrup, Bacardi Gold, Rosemar, dan Sugar Cane.
Mojito Cava Lounge
Virgin Mojito
Mandarin Mojito
Mojito Ice Tea
Cucumber Mojito
(source: http://jonasyat.blogspot.com/2010/07/mojito.html)

    Dari penjelasan tsb kebayang bukan kesegaran Mojito! Ohya, di Kawung menawarkan tiga varian Mojito yang telah diracik sedemikan rupa sehingga terciptalah Mojito Berry, Mojito Mint, dan Mojito Peach. Namun jangan khawatir, Mojito di Kawung ini sama sekali tidak mengandung alkohol jadi tidak memabukan. Buat yang penasaran mau coba Mojito di Kawung, sila datang ke Jl Pusdiklat Depnaker No 10A, Pinang Ranti, Jakarta Timur. Kawung menunggu kedatangan kalian di sini :D

ENJOIII!
Facebook: https://www.facebook.com/kawungJKT
Twitter: https://twitter.com/kawungjkt
Instagram: http://instagram.com/kawungjkt

Selasa, 23 Desember 2014

Our Product

Hai. Lama tidak blogging lg. Semoga kabar kalian baik-baik saja ya. Kali ini kami akan membahas mengenai sajian yg ada di Kawung. Mulai dari camilan, makanan utama, dan minuman. Pertama yaitu camilan. Kawung memiliki french fries, sosis goreng/bakar, otak-tak goreng, roti bakar, dan yg menjadi andalan yaitu colenak. Bagi yg belum tau colenak, colenak itu adalah tape singkong (dalam Bahasa Sunda disebut peyeum) yg dibakar lalu diberi kinca (gula merah dicampur dengan kelapa parut). Dengan camilan yg Kawung tawarkan bisa menemani saat kalian nongkrong di sini. Kedua kami akan membahas makanan utama. Kawung menyediakan, Ayam Bakar/Goreng, Nasi Goreng, Kawung, Mie Goreng/Rebus Kawung yg bisa membuat perut kalian full dan merasa bahagia setelah menghabisinya. Untuk dua menu yg ada nama Kawung-nya itu menjadi rekomendasi dari chef yg membuat karena dibuat menggunakan bumbu spesial. Hmm tertarik mencoba? Last but not least, Kawung memiliki minuman andalan seperti Mojito, Blue Ocean, dan Es Kawung. Sungguh perpaduan yg ciamik jika ingin memesan makanan berat atau sekadar memesan camilan lalu dipadukan dengan minuman yg ada di Kawung. Tunggu apalagi mari mari cicipi cita rasa dan pengalaman yg Kawung berikan. Sampai jumpa di Kawung! ENJOIII!


For your updates, please follow and check:
Facebook: https://www.facebook.com/kawungJKT
Twitter: https://twitter.com/kawungjkt
Instagram: http://instagram.com/kawungjkt

Sabtu, 06 Desember 2014

Nongkrong

Selamat Pagi! Sedang berselancar dan menemukan artikel menarik mengenai nongkrong. Monggo dibaca..
What is it with Indonesians, especially the young Indonesians, that we love to nongkrong so much? Before you judge me, I’m not saying that nongkrong is bad, it’s probably one of the best things about Indonesia.
But sometimes it just makes me wonder why our people love to nongkrong so badly? What is nongkronganyway? It’s so hard to explain, really. It’s so hard that I don’t think Oxford English Dictionary has that word in English. “To chill out” might be the right expression in English for the word nongkrong. For Indonesians, as I know it, nongkrong means “to meet and talk, and smoke for some”.
But nongkrong is basically about talking and talking with people we’re close with. But what do we talk about? Based on my experience of being an Indonesian, I know that we Indonesians talk, well, nothing when we nongkrong. Although foreigners may find this very surprising, but from an Indonesian point of view, that’s exactly why it’s so exciting.
“Nothing” here doesn’t mean that we don’t talk when we meet, but it specifically means that we talk nothing important. Yes, we talk and talk for hours about things that aren’t really important.
Some might nongkrong to talk about something important, but trust me, it usually lasts within the first hour. The next hours will be about who’s got a new girlfriend or where the new cool place to hang out is. And of course in between the conversations, taking pictures!
It’s a different story in other countries, where people meet up at a restaurant or a cafe to talk something important. They talk business or they study together. It seems to me that time is really money in those developed nations, or the Western countries to be exact. Really.
Americans, for instance, don’t really meet in a big group, while we Indonesian love just the opposite. When they actually do it, it’s usually for something serious, like having a meeting for example. So, they don’t really have the term of nongkrong in their lives. Meeting to talk about something unimportant? “What’s that all about?” they might ask.
Nongkrong is obviously not in their list. They do, though, hang around with their friends but only on weekends, and it usually comes with all their strict rules. That’s why you’ll find Starbucks stores in America are different from the ones we have in Jakarta, something that we can all be proud of. Coffee shops in America are mostly quiet. They’re quiet because most people come either to study, read a book, or talk business, while others just grab and go. While a coffee shop in Jakarta is typically noisy since we make coffee shops as perfect spots to nongkrong. On weekends we spend hours and hours talking loudly at coffee shops or restaurants.
That doesn’t mean Americans don’t nongkrong at all, it’s just that we Indonesians do it so much more.
I remember when my friends picked me up at Jakarta’s International Airport after a long flight from an overseas trip. They then took a new place in Kemang, South Jakarta, which was packed with young people. Finding a parking spot was a tough struggle.
When I asked him what’s so fun of going there besides eating and drinking he spontaneously answered, “What do you think stupid? Of course we’re going to nongkrong!” I quickly realized that I had asked the wrong question. I replied him with a big grin, “I’m sorry, you’re right. Of course my friend, it’s nongkrong time!”
Some people might accuse that our habit of nongkrong is one of the reasons why our society is left behind. They say it’s this behavior that makes us a lazy nation. Is that true? Well, I guess someone has to start conducting a scientific research on this issue. The result will surely be interesting and our government officials might be able to use it to fix this nation.
But before some smart old guys conduct such a research, we all should agree that nongkrong is indeed fun. It’s so much fun that we don’t realize how time can slip by so fast. It’s the moment when we Indonesians share our happiness with our loved ones. We laugh and we share stories. The concern over whether our young people do nongkrong too much is another matter.
I don’t think we all should be ashamed of being what we are. We Indonesians love to socialize and what’s wrong with that?
A friend of mine got really bored living in another country after leaving Indonesia for six months. He complained about the culture which he thought was too serious.
He said that the people there were like robots. “They wake up, they work, they eat, they go home, and they will do the same exact thing every day. All of those done to pay something that’s called Mr. Bills,” he said while laughing. (source: http://www.goodnewsfromindonesia.org/2014/09/17/nongkrong-indonesia/)

Itu lah yang menjadi salah satu alasan pemilik membuat warung makanan karena nongkrong (bisa disebut) menjadi sebuah budaya di Indonesia. Ada jam istirahat? Ya nongkrong! Habis pulang sekolah/kuliah/kantor? Ya nongkrong! dan yang terakhir habis lelah terbitlah nongkrong! 
Nah, tempat yang bisa menjadi pilihan ya Kawung "Kafe & Warung" yang terletak di Jl. Pusdiklat Depnaker No. 10A, Pinang Ranti, Jakarta Timur. Yuk mari datang makan, pulang senang! Punya jam kosong? Habis pulang sekolah/kuliah/kantor? Ya Kawung jawabannya!

For your updates, please follow and check:
Facebook: https://www.facebook.com/kawungJKT
Twitter: https://twitter.com/kawungjkt
Instagram: http://instagram.com/kawungjkt



Minggu, 23 November 2014

KAWUNG IS ON ZOMATO NOW!!!!

     Yak sesuai judul, Kawung sudah masuk di Zomato! Jadi untuk kalian yg sedang atau akan main ke Kawung bisa kasih review tuh di Zomato, selain itu kalian juga bisa upload foto-foto saat lg ada di Kawung. Untuk kalian yg suka update cocok banget nih Zomato, selain bisa update via facebook, twitter, instagram, path, ataupun jejaring sosial lainnya.
     Bagi yg belum tahu apa itu Zomato, Zomato merupakan penyedia layanan pencarian tempat makan berbasis online (aplikasi jg tersedia) yg memudahkan kalian untuk mencari tempat makan mana yg kalian ingin kunjungi. Misalnya (setelah kalian membuat account di Zomato) kalian sedang berada di daerah Taman Mini atau Pinang Ranti. Lalu kalian buka web atau aplikasi Zomato dihape kalian, tap nearby, nah nanti muncul Kawung "Kafe & Warung" pilih itu dan nanti kalian bisa dapat direction untuk menuju ke Kawung. Kalian juga bisa dengan mudah mencari di mana itu Kawung, caranya tinggal search aja Kawung di aplikasi Zomato kalian. Kalo sudah sampai, pilih tempat duduk, pesan makanan dan minuman yg kalian inginkan, menunggu pesanan tiba, dan nikmatin deh sajian yg Kawung berikan bersama orang-orang yg kalian sayangi!
     Ohya jangan lupa check-in di Kawung dan kasih review kalian di Zomato ya. Kalian juga bisa upload foto-foto kalian di Zomato lho!

Sampai jumpa di Kawung!

Selasa, 04 November 2014

Who Are We?

     Nama Kawung terinspirasi dari sebuah motif batik nusantara. Namanya dibuat dengan harapan agar Kawung selalu diingat darimana asalnya (karena asal usul motif ini yang tidak jelas). Namun, muncul pikiran nyeleneh salah satu dari pencetus Kawung membuat kepanjangannya yaitu Kafe & Warung. Sebuah kepanjangan yang cukup ear-catchy apabila kamu baru mendengarnya karena memadukan kata kafe dan warung. Perpaduan yang menarik karena konsep kafe itu sendiri berbeda dengan konsep warung.
     Menurut Wikipedia, Kafe dari (bahasa Perancis: cafĂ©) secara harfiah adalah (minuman) kopi, tetapi kemudian menjadi tempat untuk minum-minum yang bukan hanya kopi, tetapi juga minuman lainnya termasuk minuman yang beralkhohol rendah. Di Indonesia, kafe berarti semacam tempat sederhana, tetapi cukup menarik untuk makan makanan ringan. Dengan ini kafe berbeda dengan warung. Sedangkan warung, masih dari sumber yang sama, Warung adalah usaha kecil milik keluarga yang berbentuk kedai, kios,toko kecil, atau restoran sederhana — istilah "warung" dapat ditemukan di Indonesia dan Malaysia. Warung adalah salah satu bagian penting dalam kehidupan keseharian rakyat Indonesia.
     Bermula dari pikiran nyeleneh itulah yang menjadi konsep Kawung "Kafe & Warung" dengan memadukan konsep kafe serta warung. Kafe yang terkesan mewah dan warung yang terkesan merakyat. Menu yang disediakan yaitu berbagai jenis ayam, nasi, dan mie yang diracik dengan bumbu dan cita rasa yang khas. Tidak hanya itu saja, Kawung juga memiliki kudapan seperti roti bakar, otak-otak, french fries, sausage,dan yang menjadi andalan Kawung adalah colenak (tape dibakar diberi saus kinca, kudapan dari Jawa Barat)
     Umm... penasaran untuk mencoba? Makanya bagi kamu-kamu yang ingin datang sila mengunjungi Kawung "Kafe & Warung" Jl. Pusdiklat Depnaker No 10 A, Pinang Ranti, Jakarta Timur. Letaknya berada di dekat SMA 48, Taman Mini dan perumahan Pinang Ranti Mention. 

See you when you visiting Kawung! ENJOI!

For your updates, please follow and check:
Facebook: https://www.facebook.com/kawungJKT
Twitter: https://twitter.com/kawungjkt
Instagram: http://instagram.com/kawungjkt